Breaking News

OMK Paroki Santo Fransiskus dari Assisi BTN Kolhua Anjang Situ di Oepoli

OMK Paroki Santo Fransiskus dari Assisi BTN Kolhua Anjang Situ di Oepoli

OMK Paroki Santo Fransiskus dari Assisi BTN Kolhua Anjang Situ di Oepoli – Oepoli di Kabupaten Kupang yang panas menyongsong dengan hangat Pastor Paroki Santo Fransiskus dari Assisi BTN Kolhua, Rm Simon Tamelab, Rm Sipri Senda, Romo Dus Bone dan Diakon Toni Kobesi.

OMK Paroki Santo Fransiskus dari Assisi BTN Kolhua Anjang Situ di Oepoli

OMK Paroki Santo Fransiskus dari Assisi BTN Kolhua Anjang Situ di Oepoli

paroisse-stpierrestpaul – Romo Sipri Senda dalam luncurkan yang diperoleh Pos Kupang. com, Jumat, 19 November 2021 mengatakan, kehadirannya di Oepoli buat mendampindi OMK Paroki Santo Fransiskus dari Assisi BTN Kolhua yang beranjang situ disitu.

Hangat dalam perkerabatan, namun pula hangat dalam cuaca. Tersimpul dalam senyum riang sembari kipas- kipas.

Oepoli. Kabarnya maksudnya air berlimpah. Hingga populer selaku penghasil antah.

Namun saat ini cuma dapat sekali satu tahun, karena kekurangan air. Setelah panen, tidak dapat memakai tanah buat palawija.

Baca juga : Mengenal Istilah Dewan Paroki

Air sudah menurun. Kenapa?

Dalam tahap sharing konferensi sinodal KAK tingkatan paroki Santa Maria Mater Dei Oepoli, terdapat suara yang mengantarkan kesedihan terpaut tanggung jawab ilmu lingkungan.

Alam rumah bersama jadi morat marit kala hutan bambu serta hutan yang lain di wilayah gunung dibabat habis untuk keinginan lain, tanpa mempertimbangkan resiko serta penanaman kembali.

Rasanya cuaca hangat yang menyongsong kita juga merupakan dampak dari rumah bersama yang terluka ini.

Salah satu perihal yang nampak ironis pula merupakan arti Oepoli yang berarti air berlimpah, namun beberapa masyarakat yang kehabisan pangkal air, terdesak membeli air buat bertahan hidup.

Air merupakan keinginan vital. Tidak saja untuk orang era saat ini. Namun pula buat angkatan selanjutnya di era depan. Menjaga air merupakan menjaga kehidupan.

Melenyapkan air berarti melenyapkan kehidupan. Apa yang terbongkar dalam sinodal pagi ini merupakan catatan vital buat beranjak menjaga kembali alam yang terluka.

Format ilmu lingkungan pantas jadi prioritas atensi pastoral ke depan.

Aksi menanam kembali hutan yang digunduli jadi salah satu program prioritas. Gereja seharusnya jadi pionir dalam usaha menjaga alam selaku rumah bersama.

Salah satu catatan sinodal pagi ini merupakan panggilan menghasilkan kembali Oepoli selaku rumah air yang berkelimpahan.

Panggilan pastoral ini bergaung di dalam jiwa tiap anak didik Kristus di alam Oepoli. Tercantum dalam jiwa Orang Belia Kristen.

Kedatangan OMK Paroki Santo Fransiskus dari Assisi BTN Kolhua di Oepoli dalam bagan anjangsana membuat perkerabatan dengan OMK Santa Maria Mater Dei Oepoli, rasanya menggaungkan aksi bersama cinta area.

Ke depan, mudah- mudahan hendak terdengar narasi mengenai OMK kedua paroki yang ikut serta aktif menjaga alam Oepoli lewat penanaman kembali hutan, ataupun penanaman mangrove di tepi laut buat menghindari erosi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *