Breaking News

Masuk Islam Meiske Chonstansyah Makin Sukses

Masuk Islam Meiske Chonstansyah Makin Sukses

Masuk Islam Meiske Chonstansyah Makin Sukses – Meiske Chonstansyah alih agama jadi narasi menarik sebab luang ditolak pemimpin langgar yang mau meng- Islam- kan Meiske Chonstansyah. Meiske Chonstansyah masuk Islam serta tinggalkan Kristen.

paroisse-stpierrestpaul.com Meiske Chonstansyah mualaf bisik- bisik dari orangtua. Meiske Chonstansyah merangkul agama Islam dengan penuh peperangan apalagi tanpa sepengatahuan kedua ibu dan bapaknya.

Dikala mau tinggalkan Kristen, Meiske Chonstansyah luang ditolak oleh Pemimpin langgar. Pemimpin langgar itu tidak berani mengislamkan dirinya tanpa se permisi orang tuanya.

Baca Juga : Agama Paling Aneh di Dunia Pemuja Alien 2021

“ Pak Imamnya khawatir, sebab orang tuaku tidak mengerti jika aku ingin masuk Islam,” katanya

Tetapi berkah dorongan dari sahabat terdekat, yang membantunya buat mencarikan Ustadz yang dapat menuntutnya melafalkan 2 kali masyahadat sampai kesimpulannya Meiske sah merangkul agama Islam.

“ Alhamdulillah berkah dorongan teman- temanku, serta yang jadi orang tua dikala aku melafalkan 2 perkataan syahadat itu mamanya temanku,” ucapnya.

Tidak hanya melafalkan 2 perkataan syahadat, Meiske pula diislamkan metode adat, adat kerutinan orang Muna kala terdapat seorang yang akan merangkul agama Islam.

“ Aku itu diislamkan memakai 2 prosesi, melafalkan 2 perkataan syahadat serta cocok adat Muna, apalagi aku pula dikitan,” jelasnya.

Meiski Chostansyah yang ialah anak beruju dari 7 berkeluarga ini, saat ini telah afdal merangkul agama Islam. Tadinya beliau berkeyakinan Kristen, saat ini beliau merasa suka serta aman jadi mualaf.

Alhamdulillah, saat ini ini aku pula menganti namaku, jadi Aisyah,” ucapnya.

Lebih lanjut, mahasiswi tingkatan akhir Fakultas Hukum di salah satu kampus di Sultra ini berterus terang, semenjak kecil dirinya berkembang di area yang beraneka ragam. Tidak hanya itu, karakternya yang senantiasa mau ketahui, pula buatnya terpikat menekuni agama Islam.

“ Aku ini hidup di tengah- tengah sebagian kebudayaan, serta itu kebudayaan yang liberating sesungguhnya,” ucapnya.

Berkembang di tengah area beraneka ragam kebudayaan, Aisyah nyatanya dikala kecil suka melihat acara- acara agama Islam dalam menuntaskan permasalahan.

“ Aku senang dengan tutur jembatan, nyatanya. Jadi kita itu tiap- tiap lagi mencari jembatan buat kita dapat berbicara dengan Si Khaliq, Yang Maha Daya,” tuturnya.

” Mengapa ekspedisi aku semacam ini, sebab aku tidak ingin merasa khawatir. Aku mau mencari metode menjembatani gimana triknya aku dapat betul- betul intens, dapat betul- betul akrab dengan Si Khaliq,” ucapnya.

Di dalam pembicaraan dengan Regu Telisik. id, Aisyah pula menggambarkan perasaannya sehabis menyudahi jadi seseorang mualaf. Ia berterus terang merasa aman serta senang.

Beliau berterus terang sehabis merangkul Islam merasa aman, seneng, serta percaya kalau seluruh suatu itu terdapat titiknya. Apalagi beliau pula berterus terang dapat melakukan lebih banyak lagi.

” Ia( Allah) itu suatu yang Maha Kuat, sekalian at the same time pula suatu yang sangat loveable bagi aku,” tutur Aisya.

Beliau pula berkata kalau agama Islam yang dianutnya dikala ini mengajarkannya buat senantiasa jujur. Terlebih di era endemi semacam saat ini.

“ Bagi aku anutan yang aku jalanin saat ini ini membuat aku jadi dapat jujur dalam memandang seluruh perihal,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *